Jurus menghadapi soal ujian

Posted: Maret 4, 2010 in Belajar
Tag:, , , , ,

Masing-masing jenis soal ujian, punya tingkat kesulitan yang bervariasi. Tapi kalo tau trik-nya, ujian apapun bakal bisa kita lalui dengan lancar!
Oke deh, mari kita kupas bersama-sama. Cekidot

Pilihan Ganda (PG)
– Pilih soal yang paling mudah untuk dikerjakan. Jangan stuck terlalu lama di satu soal, karena ini bakal mengurangi waktu berharga kita buat mengerjakan soal yang lain.

– Kalo nemuin soal yang susaaah banget, jangan putus asa. Lewati dulu, biar nggak makan waktu. Biasanya, soal yang agak mirip bisa ditemui di nomor lain, dengan format yang berbeda. Misalnya, jawaban dibalik menjadi soal. Nah, ketemu kan solusinya?

– Saat mengerjakan soal PG, biasakan untuk mengeliminasi pilihan yang sudah pasti salah. Tinggalkan pilihan yang “mungkin benar”. Dari situ, baru deh kita mempersempit lagi pilihan jawaban kita hingga akhirnya mendapat satu kesimpulan jawaban.

– Kadang-kadang, pertanyaannya bisa menjebak. Misalnya, kalau di pelajaran PPKn biasanya jawaban yang “paling baik”-lah yang benar. Maka, bisa aja lho soalnya menjebak dan jawaban yang sebenarnya adalah yang “buruk”. Jadi, pahami betul apa yang ditanyakan dan cari jawaban yang paling pas.

Essay dan Mengarang
– Nggak usah terpaku dengan isi text book.
Nggak perlu mirip kata per kata, kok. Yang penting, intinya sama, tapi kita tulis ulang dengan bahasa sendiri. Soalnya, kalau kita terlalu sibuk usaha supaya jawaban kita sama persis dengan text book, malah buang-buang waktu. Bisa-bisa malah disangka mencontek karena terlalu mirip!

– Yang dinilai dari soal essay adalah cara berpikir kita.
Makanya, usahakan supaya jawaban kita jangan terlalu singkat, tapi juga nggak bertele-tele. Misalnya, saat diminta menjelaskan tentang global warming, jangan cuma menjawab dengan “pemanasan global”. Perluas lagi jawaban kita sehingga bisa menjelaskan soal tersebut. Contohnya, “Global warming atau pemanasan global adalah …. yang terjadi karena ….”

– Sesusah apapun soalnya, usahan untuk tetap menjawab!
Paling nggak, kita bisa dapat “upah menulis” dari si guru. Lumayan, kan? So, tuangkan semua pengetahuan yang ada di kepala kita, selama masih nyambung dengan soal yang ditanyakan.

– Saat menghadapi soal mengarang (biasanya ada di ujian Bahasa), buatlah kerangka karangan terlebih dahulu, yang berisi poin-poin yang akan dibahas dalam karangan. Dengan outline tulisan yang jelas, kita bakal lebih lancar menulis. Pasti menghemat waktu karena kita nggak pusing memikirkan isi di tengah-tengah proses mengarang.

Semoga bermanfaat yaa

(Y!A)

Komentar
  1. and1k mengatakan:

    info yang bagus nih buat saya yang pelajar.

    oh ya salam kenal

  2. Billy DolZend Viker's Djogja mengatakan:

    wahhh panjang bngt .. capek bacanya euuyy.. !!! horeamm.. tapi baguslah.. untuk remaja hahahhaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s