Susah bergaul?

Posted: Januari 29, 2010 in Dunia kita, Remaja

Temen kamu sedikit? Pergaulan kamu cuma di lingkup itu-itu aja?
Emang, sebagian orang mengalami kesulitan bergaul dengan orang lain. Kesulitan bergaul merupakan salah satu kesulitan lumrah yang ada dalam hidup ini. Lumrah, tapi bukan berarti nggak berbahaya. Sulit bergaul bisa menanam bom waktu dalam hidup kamu lho..

—Dua Prinsip—

Bagi yang kebetulan lagi menghadapi masalah ini, mungkin ada dua hal yang perlu diingat:
Pertama, pergaulan erat kaitannya dengan kemampuan. Artinya, ini bukan bawaan lahir tapi merupakan kemampuan yang diraih dari usaha dalam mengembangkan diri. Jadi, apapun kepribadian kamu, pada dasarnya kamu punya kesempatan yang sama untuk bergaul seperti orang lain yang punya model kepribadian lain.
Sah-sah aja kita simpulkan, misalnya: aku orangnya termasuk melankolis yang introvert, pemikir dan pesimis. Sedangkan dia orangnya termasuk Sanguinis yang ekstrovert, suka ngomong dan optimis, dsb.
Nggak peduli apakah kita termasuk orang berkepribadian ini atau itu, ada satu hal yang perlu diingat: kalo kita mengalami kesusahan bergaul, hidup kita juga mengalami kesusahan. Ini adalah sebuah dalil kenapa kita perlu mengembangkan potensi yang mendukung perbaikan kemampuan kita dalam bergaul, terlepas bagaimana pun kepribadian kita.
Sejumlah istilah ilmiah yang bisa kita temukan dalam buku-buku kepribadian hendaknya kita gunakan untuk melihat sisi positif-negatif agar kita bisa mengembangkan diri sejati kita (bukan ikut-ikutan jadi seperti orang lain). Sebab, apapun model kepribadian kita pasti ada sisi positif yang perlu kita kembangkan untuk memperbaiki hidup dan pastinya ada sisi negatif yang perlu kita kontrol agar nggak sampai merugikan atau membahayakan.

Kedua, pergaulan nggak identik dengan banyak atau sedikit ngomong, pendiam atau nggak pendiam. Prinsip pergaulan adalah gimana kita berkomunikasi dengan orang lain dan gimana kita menjaga hubungan itu. Karenanya, jangan heran jika menjumpai ada orang yang banyak ngomong tapi pergaulannya sempit dan jangan heran juga kalo melihat ada orang yang sedikit ngomong tapi pergaulannya luas.

Selain itu,ada juga lho beberapa hal yang menghambat usaha kita untuk mengatasi kesulitan dalam bergaul, diantaranya:

Arogansi tersembunyi
Ini biasanya sangat halus bahkan kurang disadari. Namun ada bentuk nyata yang bisa mewakili, misalnya kita menolak untuk bertanya kepada orang lain lebih dulu dengan alasan “untuk apa bertanya duluan?”, menolak berjabat tangan lebih dulu, dst. Meski ini adalah hak kita, tapi kalo yang kita inginkan adalah menjalin pergaulan, maka kita perlu menggantinya dengan yang lebih bersahabat.
Ada juga yang disebut dengan istilah “terlalu pasif”. Misalnya nunggu ditanya lebih dulu, nunggu diajak berjabat tangan lebih dulu, nunggu disapa lebih dulu, nunggu diajak senyum lebih dulu, dst. Dua hal ini bisa mengganggu pergaulan.
Sungguh indah ajaran Islam yang menganjurkan berwajah berseri-seri dan menebarkan salam. Ini berarti menganjurkan kita rendah hati dan bersikap aktif, nggak sebagaimana halangan gaul di atas.

Terlalu memikirkan diri sendiri
Ini bisa mengganggu kelancaraan saat lagi bicara dengan orang lain. Ketika sedang bicara dengan orang lain, jangan memikirkan gimana sepatu kamu, rambut kamu, cara duduk kamu, dsb. Atau juga jangan mengembangkan asumsi seperti misalnya: gimana orang lain menilai kostum kamu, dsb. Ini sering membuat konsentrasi kamu bukan pada pembicaraan, tapi kepada penampilan diri sendiri. Jadi, fokuskan gimana menciptakan suasana biar bisa jadi hidup, bukan mikirin diri sendiri.

Terlalu banyak menilai orang lain
Untuk membuka pintu pergaulan, nomorduakan menilai orang. Atau, simpan dulu di batin kamu. Terlalu cepat menghakimi orang lain bisa mengganggu kelancaran membuka pergaulan. Yang lebih dibutuhin adalah kemampuan memunculkan asumsi bahwa semua orang itu punya sisi positif dan juga sisi negatif. Asumsi ini akan banyak membantu dalam melancarkan urusan pergaulan.

Masalah kejiwaan yang umum
Ada sejumlah masalah kejiwaan umum yang sering menghambat pergaulan, misalnya kurang pede, malu tanpa alasan yang jelas, takut, cepat ngambek, sering terjadi konflik dengan orang lain, dll. Ada banyak tips yang bisa kita baca dari berbagai sumber untuk mengatasi masalah ini. Namun begitu, ada satu kata kunci yang nggak bisa ditinggalkan, yaitu: menghilangkannya dengan cara mempraktekkan, belajar memperbaiki diri dari praktek yang kita lakukan.

Keberanian kamu dalam bergaul akan membaik jika kamu terus mempraktekkan pergaulan. Kepercayaan diri kamu akan tumbuh membaik bukan karena kamu banyak tahu tentang tips pergaulan tapi karena kamu banyak latihan bergaul. Tips, strategi atau pengetahuan itu dibutuhkan pada saat kamu sedang mempraktekkan, bukan sedang memikirkan.

Hal lain yang nggak kalah penting untuk diingat juga adalah mencampur adukkan antara pergaulan dengan kepentingan lain, misalnya bisnis. Orang agak merasa terganggu dengan pergaulan yang keakrabannya belum begitu dalam tapi sudah bicara nawarin produk dengan cara agresif. Jika kamu harus melakukannya juga, tempuhlah cara yang paling asertif (sopan, nggak bernada “memaksa”, didukung dengan alasan yang kuat).

majalah-elfata

Komentar
  1. andry sianipar mengatakan:

    Salam super-
    salam hangat dari pulau Bali-
    pokonya pede aja lah…

  2. allabout10 mengatakan:

    slm kenal..
    makasih atas kunjungannya di ” all about 10 ”

    good share info..

    link km sdh terpasang…

  3. Ifada Fadlilah Putri mengatakan:

    Thx yaaa… Salam kenaal

  4. almujadilah mengatakan:

    mksih y info nya tp q msi gak tw ngtasinya

  5. Dedy Rukmana mengatakan:

    Makasih untuk info ini,,,sahabat.tolonglah dalam hidupku yang asing dengan “Dunia”

  6. Acep Rosyidin mengatakan:

    terimakasih atas infonya sungguh bermanfaat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s