Bagamana terjadinya Gerhana?

Posted: Januari 22, 2010 in Tahukah kamu?
Tag:, , ,

Di alam semesta kita, benda-benda langit seperti bintang, bulan, dan planet-planet bergerak teratur dalam garis-garis edar masing-masing.

Setiap planet bergerak mengelilingi satu bintang yang disebut matahari. Dan planet tertentu memiliki bulan yang bergerak mengelilinginya. Ada planet yang hanya memiliki satu bulan seperti planet kita, Bumi. Ada pula yang memiliki beberapa bulan seperti planet Mars dan Jupiter.

Dalam pergerakan di dalam garis edar yang disebut orbit ini, posisi benda-benda angkasa ini sesekali terjadi saling berjajar. Nah, gerhana adalah sebuah peristiwa alam yang terjadi manakala tiga benda langit terletak persis berjajaran sehingga salah satu bagian, yaitu yang berada di tengah jajaran menutupi arah datangnya cahaya matahari.

Gerhana yang kita kenal terbagi atas dua jenis, gerhana matahari dan gerhana bulan. Tipenya pun terbagi dua pula, gerhana total atau gerhana sebagian.

Gerhana matahari terjadi manakala bulan berada di antara bumi dan matahari. Pada posisi ini, bulan menghalangi arah datangnya cahaya matahari ke bumi sehingga bagi kita, yang ada di bumi, matahari nampak tertutup dan bumi pun menjadi gelap.

Bila posisi bulan tepat di tengah posisi antara bumi dan matahari, kita akan melihat gerhana matahari total dan matahari akan nampak sebagian lingkaran penuh yang gelap dengan hanya sedikit warna terang di sekelilingnya. Namun jika posisi bulan tidak begitu tepat di tengah melainkan berada beberapa derajat lebih ke kiri atau kanan, dari bumi kita hanya akan melihat matahari seperti lingkaran terpotong atau bahkan serupa sabit yang gelap dengan sedikit cahaya berada di bagian luar potongan.

Sementara itu, gerhana bulan terjadi manakala bumilah yang berada di tengah-tengah posisiantara matahari dan bulan. Pada saat itu, cahaya matahari yang menuju bulan akan tertahan keberadaan bumi. Karena bulan lebih kecil dari bumi, bulan pun akan terlihat gelap kecuali sedikit saja pada bagian lingkar luarnya. Ini disebabkan pantulan cahaya matahari dari bumi yang melewati sisi bulan menyebar hingga tampak lebih cerah dari bagian bulan yang benar-benar tertutup bumi.

Pada posisi bumi yang tepat di tengah-tengah, bulan akan nampak muncul di langit sebagai lingkaran bulat penuh berwarna gelap yang memiliki sedikit tebaran cahaya pada keliling lingkarannya. Ini adalah peristiwa gerhana bulan total. Namun, saat bumi terletak beberapa derajat ke kiri atau kanan matahari, kita pun akan melihat gerhana bulan sebagian saja.

Saat terjadi gerhana matahari, kita dilarang memandang langsung kejadian ini. Sebab cahaya yang nampak bersinar terang di sekitar lingkaran luar matahari adalah cahaya yang berbahaya bila ditangkap langsung oleh mata kita. Sekedar berkacamata pun belum cukup. Hanya peralatan khusus yang sudah dirancang untuk menerima terpaan sinar inilah yang bisa digunakan untuk melihatnya.

Sumber: majalah Ummi

Komentar
  1. loekas mengatakan:

    Pas banget nih.

    sekarang sedang gerhana bulan…

  2. dino mengatakan:

    kasian kasian . ….. ,tgg ya bsk2 kl ada hahaha. ..

  3. zzz mengatakan:

    sekarang pun kembali gerhana bulan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s