Duri kaktus sebenarnya daun

Posted: Januari 22, 2010 in Tahukah kamu?

Pada tumbuhan, daun berperan penting untuk bernafas, penguapan dan menghasilkan makanan. Setiap hari, daun menghirup karbondioksida dari udara dan menyerap sinar matahari yang akan digunakan tumbuhan untuk proses pengolahan makanan. Daun juga mengeluarkan oksigen seusai mengolah makanan serta menguapkan kelebihan air yang mula-mula diserap akar, naik melalui batang hingga berakhir di bagian daun.

Pada daerah yang cukup banyak memiliki air seperti di daerah tropis dan subtropis, umumnya tumbuhan yang hidup di sana memiliki daun-daun lebar dan batang-batang keras yang kokoh.

Batang-batang keras dan kokoh ini menjadi semacam pipa penyalur air dan bahan makanan menuju daun, sementara daun lebar sangat berguna untuk mengambil cahaya matahari dan karbondioksida sebanyak-banyaknya. Tak hanya itu, daun lebar juga memungkinkan kelebihan air dibuang melalui penguapan.

Sementara itu, di tempat-tempat yang gersang seperti di daerah gurun, tumbuhan tentu harus berjuang untuk bisa memenuhi kebutuhan airnya. Sebab, di daerah ini hujan jarang terjadi dan panas yang tinggi cenderung menguapkan air lebih cepat dari tempat-tempat lain.

Namun alhamdulillah, Allah merancang tumbuhan kaktus memiliki struktur tubuh yang sangat unik yang mampu membuatnya bertahan hidup di daerah yang sangat panas dan kering. Keunikan itu bisa dilihat dari akar, batang dan daun kaktus yang memiliki struktur berbeda dari tumbuhan lainnya.

Akar kaktus umumnya mampu tumbuh sanat dalam dan mampu mejalar di dalam tanah ke kiri dan kanan areal yang begitu luas. Dengan akar macam ini, kaktus mampu mencari air yang mungkin tersembunyi di dalam tanah dan bebatuan.

Batang kaktus juga tidak keras seperti pohon-pohon yang kita lihat karena batang ini juga berfungsi sebagai kantung penyimpanan air. Karena sedikitnya air yang bisa didapat di wilayah gurun, maka segala persediaan air yang mampu diserap akar segera disimpan di dalam batang kaktus, yang bila diteliti secara seksama memiliki lapisan laksana spons di dalamnya.

Kadang batang ini berbentuk bulat, kadang tinggi memanjang, dan kadang melebar sehingga orang menduga itu adalah daun-daun kaktus yang gemuk saja. Tetapi semua memiliki fungsi yang sama, menyimpan cadangan air untuk menghadapi hari-hari sangat kering yang tidak memberi cukup air untuk kebutuhan hidup mereka.

Terakhir, daun pada hampir semua bagian besar kaktus tidak berbentuk lebar melambai melainkan kecil, runcing, dan tajam laksana duri. Kadang daun duri ini terlihat cukup panjang dan keras, tetapi ada pula yang hanya nampak laksana duri-duri yang pendek dan halus saja.

Dengan memiliki daun berbentuk duri, kaktus berhasil meminimalkan terbuangnya air lewat proses penguapan air, karena semakin lebar daun, tentu semakin besar daerah penguapan air terbentuk.

Begitu pula, dengan pola daun berduri yang umumnya tumbuh di hampir keseluruhan batangnya, kaktus bisa menghalangi terpaan sinar matahari yang membakar dan mendinginkan sedikit suhu tubuh mereka.

Dengan semua keunikan ini, maka kaktus pun mampu tumbuh dan bertahan hidup di tengah alam yang begitu kering, gersang dan panas. Bahkan, kalau kamu perhatikan, pada musim-musim tertentu, beberapa kaktus mampu mempercantik wilayah gurun dengan bunga-bunga indah beraneka warna. Merah, kuning atau putih.

Sumber: majalah Ummi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s